Mau Tau? Inilah Jenis-Jenis Ukuran Sekrup Standar

Ukuran Baja Ringan
Info Penting! Inilah Ukuran Baja Ringan Pada Umumnya
27 Oktober 2018
Jenis-jenis Alat Ukur Listrik
Wajib Baca! Inilah Jenis-jenis Alat Ukur Listrik Lengkap
29 Oktober 2018

Jenis-jenis ukuran sekrup – Sekrup merupakan sebuah pasak atau juga paku besi, dan memiliki uir di bagian batangnya. Ulir yang ada pada sekrup ini penuh, mulai dari bagian kepala hingga kakinya, ujungnya lancip dan di sini anda membutuhkan obeng ketika akan memasang kedalam dudukannya. Sekrup ini umumnya di gunakan pada kayu, besi ataupun bahan lainnya yang menggunakan teknik putar.

Jenis-Jenis Ukuran Sekrup

Jenis-Jenis Ukuran Sekrup

 

Berikut ini kami berikan beberapa jenis sekrup dan juga bautnya :

 

  1. Sekrup Pengikat (Set Screw)

Jenis sekrup yang satu ini merupakan jenis sekrup yang paling banyak di gunakan dan biasanya lebih di kenal dengan sekrup berkepala/cap screw. Jenis sekrup ini banyak di gunakan umumnya untuk menggabungkan dan mengencangkan antara kedua objek/komponen.

 

  1. Stud Bolt (Baut tanam)

Jenis sekrup stud bolt ini merupakan baut yang tidak berkepala dan memiliki garis drat di setiap ujungnya. Stud bolt ini di aplikasikan di sejumlah industri untuk di pasangkan dengan suku cadang, peralatan industry, flense dan juga perlengkapan mesin. Jenis baut ini tersedia dalam berbagai macam ukuran dan dapat di konfigurasi double end maupun tap end.

 

  1. Baut Berkepala Bulat (Round Head Bolt)

Jenis baut ini sangat umum di gunakan dengan bentuk kepala yang bulat. Baut berkepala bulat ini mempunyai sebagian dari tangkainya yang berbentuk persegi untuk menahan sebuah baut, baut seperti ini dapat di gunakan untuk mengikat lantai kayu dari bodi truk maupun untuk besi bamper.

 

  1. Partially Threaded Bolt

Sebuah sekrup ini berdrat penuh dengan memiliki diameter kecil yang di lengkapi dengan sebuah mur persegi atau heksagon. Kepala sekrup ini dapat berbentuk bulat atau kepala keju dan mempunyai alur untuk obeng. Sekrup ini banyak di gunakan untuk meletakan komponen yang ringan maupun sebagai penopang bracket yang kecil.

 

  1. Gutter Bolt

Baut yang satu ini merupakan baut yang berdrat penuh dan seringkali di galvaniskan dengan sebuah kepala yang berbentuk kubah dan sebuah alur untuk obeng. Di gunakan dengan sebuah mur untuk mengikat bahan yang ringan dan logam lembaran.

 

  1. Grub Screw

Grub screw ini merupakan sebuah sekrup tanpa kepala dan di lengkapi dengan alur untuk obeng atau sebuah lekukan untuk allen key wrench dan di gunakan jika sekrup harus terpasang di bawah permukaan yang terbenam.

 

  1. Self Drilling Screw

Sekrup yang satu ini merupakan sekrup yang membentuk drat sendiri ke dalam logam yang tipis. Biasanya di gunakan langsung ke dalam logam lembaran atau mur logam lembaran khusus yang di pasangkan  ke komponen tersebut. Semua bentuk kepala sekrup bisa di gunakan dengan sekrup jenis ini.

 

  1. Baut ”U”

Baut U ini biasanya di gunakan untuk kebutuhan pipa gas atau air. Baut U ini juga dapat berfungsi untuk menahan pegas daun pada poros sumbu kendaraan, dan juga pada system pembuangan atau knalpot.

Untuk jenis-jenis ukuran sekrup sendiri memiliki beragam ukuran mulai dari jenis ukuran sekrup yang ada di pasaran yaitu antara lain M 3,5; M 7; M 14; M 18, M 22; M 27, dan terakhir adalah M 33.

Sekrup ini merupakan suatu batang atau tabung dengan alur heliks pada permukaannya. Penggunaan utamanya adalah sebagai pengikat fastener untuk menahan dua objek bersamaan. Berikut ini merupakan jenis-jenis sekrup berdasarkan pemakaiannya :

 

  • Sekrup kayu

Sekrup kayu ini berbentuk ulir pada batangnya yang berfungsi untuk membentuk ikatan yang lebih kuat pada kayu dan untuk hasil yang terbaik, kayu ini harus di lubangi dengan ukuran sebesar diameter inti sekrup dan kayu tambahan di lubangi sebesar ukuran diameter sekrup bagian luarnya.

 

  • Sekrup kaca

Sekrup kaca ini adalah sekrup yang berbahan stainless steel, sekrup ini juga sering di kenal dengan sekrup kaca stainless atau sekrup akrilik. Sekrup ini memiliki penampilan yang cukup artistic jika di gunakan, jadi di samping sebagai pengikat sekrup ini juga berfungsi sebagai penambah artistic atau penampilan yang bagus.

 

  • Deks sekrup

Sekrup meja ini umumnya di gunakan untuk merekat antar bagian meja saat di aplikasikan. Sekrup ini memiliki berbagai macam ukuran.

 

  • Skrup gantung

Sekrup gantung ini biasanya di gunakan untuk menggantungkan alat-alat rumah tangga ataupun dapat juga di fungsikan sebagai kaitan.

 

  • Sekrup gypsum

Sekrup gypsum umumnya terbuat dari besi dan berwarna hitam yang difungsikan untuk memasang lembahan gypsum pada rangkanya.

 

Berikut merupakan beberapa tips yang kami berikan jika sewaktu-waktu sekrup anda mengalami kerusakan atau sulit untuk di lepas :

 

  1. Menggunakan kuku jempol

Di sini anda dapat menggunakan kuku jempol sebagai jalan alternative lain dalam membuka sekrup, tetapi hanya sekrup yang tidak terpasang terlalu kencang. Pertama masukan ujung kuku jempol anda ke dalam jalur yang lebih panjang, dan coba putarkan melawan arah jarum jam. Sekrup akan keluar lebih mudah jika terpasang dengan longgar, tetapi jika sekrup terpasang dengan kencang maka otomatis akan lebih sulit.

 

  1. Menggunakan koin

Cara melakukannya adalah dengan memasukan koin kecil ke jalur yang lebih panjang, lalu putarkan dan anda harus memperhatikan apakah sekrup tersebut berhasil terputar atau tidak. Metode ini lebih mudah di lakukan dengan koin yang pipih seperti koin seribu rupiah dan kebanyakan hanya bisa di lakukan pada sekrup yang berukuran besar. Masukan koin ke dalam galur yang lebih besar lalu putar dengan melawan arah jarum jam.

 

  1. Menggunakan pisau mentega

Cara melakukannya sebenarnya mirip dengan menggunakan koin yaitu dengan memasukan ujung pisau mentega ke galur yang lebih panjang lalu putar dengan melawan arah jarum jam agar sekrup terbuka. Tetapi jika pisau mentega yang anda gunakan tersebut tidak berkualitas atau sekrup yang anda pasang terlalu kencang maka otomatis malah pisau yang anda gunakan untuk membuka sekrup tersebut justru bengkok.

 

  1. Menggunakan cakram padat (cd) yag sudah tidak terpakai

Cara menggunakannya adalah dengan memasukan sisi sekeping cakram padt yang sudah tidak terpakai ke galur yang lebih panjang dan putarlah dengan melawan arah jarum jam, karena hal tersebut dapat merusak cakram oleh karena itu kami sarankan untuk menggunakan cakram yang sudah tidak terpakai lagi. Jika sekrup terpasang dengan sangat ketat, metode ini mungkin tidak akan berhasil.

 

  1. Menggunakan tang biasa maupun tang penjepit buaya

Anda hanya dapat menggunakan metode ini jika sekrup terpasang lebih tinggi dari permukaan di bawahnya, gunakanlah tang biasa maupun tang penjepit buaya untuk mencengkeram sisi kepala sekrup lalu putr sekrup dengan melawan arah jarum jam untuk mengeluarkannya. Terlebih jika anda menggunakan tang lancip karena lebih relatif.

 

Baca juga :

 

  1. Menggunakan gergaji besi

Jika kepala sekrup terpasang lebih tinggi daripada permukaan di sekitarnya anda dapat menggunakan gergaji besi untuk membuat galur panjang yang mirip dengan galur panjang pada kepala sekrup minus. Misalnya seperti dengan obeng minus maupun dengan benda pipih lainnya.

 

Lihat video menarik berikut :

  1. Menggunakan obeng minus

Selain obeng plus anda juga dapat menggunakan obeng min, di sini anda dapat mencoba menggunakan obeng min yag panjangnya sama dengan galur sekrup tersebut, masukan obeng min tersebut ke galur yang lebih panjang lalu putar dengan melawan arah jarum jam. Untuk penggunaan obeng min ini tidak dapat di lakukan pada sekrup yang berukuran kecil biasanya di lakukan pada sekrup yang ukurannya besar. Menggunakan obeng minus ini untuk membuka sekrup plus maka anda harus berhati-hati agar tidak merusak sekrup.

Demikian informasi yang dapat kami sampaikan untuk anda mengenai jenis-jenis ukuran sekrup, semoga informasi di atas dapat bermanfaat.

 

Selamat membaca – Service rolling door jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1
Hallo, Kami online?
Powered by