Wajib Baca! Inilah Jenis-jenis Alat Ukur Listrik Lengkap

Jenis-Jenis Ukuran Sekrup
Mau Tau? Inilah Jenis-Jenis Ukuran Sekrup Standar
27 Oktober 2018
Inilah Tips Memilih Sliding Door Berkualitas
Update! Inilah Harga Sliding Door dan Tips Memilihnya
23 November 2018

Jenis-jenis alat ukur listrik – Alat ukur listrik adalah alat yang di gunakan untuk mengukur sebuah besaran listrik yang mengalir sama halnya seperti hambatan listrik, kuat arus listrik, beda potensial listrik, daya listrik dan lain sebagainya. Alat ukur memiliki dua jenis yang di gunakan diantaranya adalah alat ukur analog dan juga alat ukur digital.

Jenis-jenis Alat Ukur Listrik

 

 Jenis-jenis Alat Ukur Listrik

Berikut ini merupakan beberapa alat-alat ukur listrik :

  1. Amperemeter

Amperemeter

Jenis-jenis alat ukur listrik yang pertama adalah Ampere yang merupakan alat yang di gunakan untuk mengukur kuat arus listrik baik itu untuk arus DC maupun arus AC yang terdapat pada rangkaian tertutup. Ampere meter ini biasanya di pasang berderetan dengan elemen listriknya. Jika anda akan mengukur arus yang mengalir pada sebuah penghantar dengan memakai ampere meter maka anda wajib memasang secara seri dengan cara memotong penghantar supaya arus tersebut mengalir melalui ampere meter.

 

  1. Ohm meter

Ohm meter

Jenis-jenis alat ukur listrik selanjutnya Ohm meter ini merupakan alat ukur yang di gunakan untuk mengukur hambatan listrik pada sebuah rangkaian tertutup atau daya untuk menahan aliran listrk pada sebuah konduktor. Alat ini mengukur dengan besaran satuan hambatan, alat ohm ini menggunakan galvanometer untuk mengukur besarnya sebuah arus listrik yang mengalir melalui sebuah hambatan listrik dan kemudian di kalibrasikan ke satuan ohm.

 

  1. Voltmeter

Voltmeter

Jenis-jenis alat ukur listrik selanjutnya Voltmeter ini merupakan alat yang berfungsi untuk mengukur besar tegangan listrik pada sebuah rangkain listrik yang tertutup. Voltmeter ini di susun secara paralel terhadap letak komponen yang di ukur dalam sebuah rangkaian. Alat ini terdiri dari tiga buah lempengan tembaga yang terpasang pada sebuah bakelite yang sudah di rangkai dalam sebuah tabung kaca maupun plastik. Lempengan luar ini berfungsi untuk anode sedangkan untuk yang tengah berfungsi untuk katode. Pada umumnya tabung ini berukuran 15 cm x 10 cm.

 

  1. Multimeter

Multimeter

Multimeter ini adalah dua jenis alat multmeter yaitu yan merupakan alat multimeter digital maupun DMM dan multimeter analog. Kelebihan dari multimeter digital di banding multi meter analog yaitu adalah tingkat ketelitiannya yang lebih tinggi dalam pengukurannya, namun untuk kedua jenis multimeter ini dapat mengukur listrik AC dan juga DC.

 

  1. Megger

Megger

Alat ukur megger ini berfungsi sebagai pengukur tahanan isolasi dari alat-alat listrik maupun instalasi. Output dari alat ukur ini umumnya merupakan tegangan tinggi arus yang searah. Megger ini seringkali di gunakan petugas dalam mengukur tahanan isolasi di antaranya adalah kabel instalasi pada rumah maupun bangunan, kabel tegangan tinggi dan rendah, transformator.

 

  1. Wattmeter

Wattmeter

Wattmeter ini merupakan alat yang berfungsi sebagai pengukur power listrik atau rate suplai energi listrik dalam sebuah satuan watt untuk rangkaian ataupun sirkuit apapun.

 

  1. Oscilloscope (Osiloskop)

Oscilloscope (Osiloskop)

Osiloskop ini merupakan alat ukur yang berfungsi sebagai penunjuk terhadap gambaran maupun bentuk dari sinyal listrik dengan menunjukan sebuah grafik dari tegangan terhadap waktu pada layarnya. Ini sama halnya dengan penggambaran pada layar televisi. Osioloskop ini terdiri dari tabung vacum dengan katode pada satu sisi yang menghasilkan sebuah pancaran elektron dan sebuah anode untuk mempercepat gerakan sehingga akan terdeteksi menuju layar tabung. Susunan ini di sebut dengan electrone gun, elektron tersebut di sebut dengan pancaran sinar katode karena mereka di bangkitkan oleh cathode dan ini menyebabkan osioloskop di sebut dengan cathode ray oscilloscope atau CRO.

 

  1. KWH Meter

KWH Meter

Kwh meter ini merupakan alat yang di gunakan oleh pihak PLN untuk menghitung besarnya penggunaan daya oleh konsumen. Alat yang satu ini sangat umum di jumpai di kalangan masyarakat, bagian utama dari suatu kwh meter merupakan kumparan tegangan, kumparan arus, piringan aluminium, magnet tetap bertugas menetralkan piringan aluminium dari induksi medan magnet dan gear mekanik yang mencatat jumlah perputaran piringan aluminium tersebut.

 

  1. Frekuensi Meter

Frekuensi Meter

Alat listrik yang satu ini berfungsi untuk mengukur seberapa kuat frekuensi yang masuk ke beban maupun rangkaian, frekuensi meter ini hanya dapat bekerja pada arus listrik AC karena arus DC tidak memiliki frekuensi. Frekuensi ini adalah banyaknya gerakan persekon maupun perdetik, dan anda tentu tahu bahwa arus listrik AC ini seperti berkedip-kedip tetapi seolah-olah tidak terlihat karena kecepatan kedipan yang begitu cepat. Frekuensi meter ini biasanya terdapat pada sebuah panel tenaga, bersama dengan ampere meter dan juga volt meter karena pada sebuah rangkaian panel tenaga arus,tegangan, dan frekuensinya sangat di perhitungkan demi menjaga umur dari beban maupun tenaga misalnya seperti motor listrik 3 fhasa.

 

  1. Taco meter

Taco meter

Sebenarnya untuk alat ukur yang satu ini tidaklah sesuai dengan materi kelistrikan, hal itu di sebabkan karena alat ini di gunakan untuk mengukur seberapa cepat putaran yang di peroleh dari suatu benda, namun banyak sekali anak di jurusan kelistrikan khususnya yang sedang mempelajari kinerja motor listrik yang menggunakan taco meter untuk mengukur seberapa cepat kecepatan motor listrik dan seberapa efisienkah daya yang di keluarkannya. Untuk hitungannya menggunakan RPM.

 

  1. Manifold atau manifold Gauge

Manifold atau manifold Gauge

Alat yang satu ini memang tidak berfungsiuntuk mengukur bagian energi listrik, akan tetapi terbilang penting untuk para teknisi. Fungsi dari alat ini adalah untuk mengukur udara pada suatu ruangan, dan biasany di gunakan oleh para teknisi untuk mengukur tekanan udara pada dalam komponen misalnya pengukuran udara pada saluran udara di dalam kulkas sekaligus untuk mengecek baik tidaknya saluran udara pada kulkas tersebut selain itu juga dapat di gunakan untuk pengisian freon yaitu sebuah gas pendingin kulkas, frezzer dan lainnya.

 

  1. Generator fungsi

Generator fungsi

Alat yang satu ini berfungsi sebagai sumber pemicu yang di perlukan dan juga merupakan bagian dari peralatan uji coba elektronik yang di gunakan untuk menciptakan gelombang. Generator fungsi analog biasanya menghasilkan gelombang segitiga sebagai dasar dari semua outputnya. Segitiga ini di hasilkan oleh kapasitor yang di muat dan di lepas secara berulang-ulang dari sumber arus konstan.

 

  1. Fluxsi meter atau lux meter

Fluxsi meter atau lux meter

Alat yang satu ini merupakan salah satu alat ukur listrik murni tetapialat ukur ini sangat penting bagi anda yang akan merencanakan pemasangan instalasi rumah, karena alat ukur ini mampu berfungsi untuk mengukur intesitas cahaya pada suatu ruangan. Jadi bisa mengatur berapa watt lampu yang di gunakan pada ruangan anda, penerangan cukup dan daya yang di keluarkan minimum. Hal ini tentu akan menguntungkan pemilik rumah.

 

  1. Termometer

Termometer

Termometer ini memang bukan salah satu alat ukur listrik tetapi alat ukur ini sangatlah penting bagi anda yang ingin beralajar memasang instalasi listrik. Karena dengan menggunakan termometer ini anda dapat mengetahui seberapa panas penghantar yang anda gunakan nantinya. Selain itu juga termometer ini dapat di fungsikan sebagai pemeriksa kenormalan alat listrik berbasis pendingin dan pemanas seperti frezze maupun dispenser. Adapun sebuah thermostat yang berfungsi sebagai alat penghubung dan juga pemutus arus listrik yang di gunakan pada elektro mootor pada kipas angin dan juga pompa air.

 

Baca juga :

 

  1. Tang ampereTang ampere

Alat yang satu ini biasa di gunakan untuk mengukur arus, sama seperti ampere meter namun yang membedakan adalah anda dapat membawa tang ampere ini kemanapun. Penggunaan tang ampere yang lebih mudah akan membuat tang ampere ini di gemari oleh para teknisi karena hanya dengan memasukan kabel berarus listrik kedalam lingkupan tang ampere dan hasilnya dapat terlihat. Sehingga akan terlihat lebih mudah.

 

  1. Galvanometer

Galvanometer

Galvanometer ini merupakan alat ukur listrik yang berfungsi untuk mengukur kuat arus dan juga beda potensial listrik yang relatif kecil. Galvanometer ini tidak dapat di gunakan untuk mengukur kuat arus maupun beda potensial listrik yang besar, di karenakan komponen-komponen internalnya yang tidak mendukung, selain itu juga galvanometer ini bisa di gunakan untuk mengukur kuat arus maupun beda potensial yang lebih besar jika pada galvanometer tersebut terpasang hambatan eksternal.

 

Lihat video menarik berikut :

 

 

Demikianlah informasi jenis-jenis alat ukur listrik yang dapat kami sampaikan, semoga informasi yang kami sampaikan di atas dapat bermanfaat banyak untuk anda yang sedang mempelajari jenis-jenis alat ukur listrik.

Salam sukses – Cahaya service rolling door jakarta

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

1
Hallo, Kami online?
Powered by